Senin, 02 November 2015

Ada Apa Dengan Cinta? (LINE - 2014)

~ “Jadi, beda satu purnama di New York dan di Jakarta?” ~




Hayo... Siapa yang belum menonton mini drama AADC 2014 ini? Mini drama ini digunakan LINE sebagai media promosinya. Keren juga, ya. Bisa-bisanya si LINE kepikiran ambil kisah AADC yang begitu fenomenal di Indonesia. Saya excited banget waktu dapat link-nya dari LINE. Lumanyan buat menghapus kangen. Mungkin mini drama ini juga kali, ya, yang buat Mira Lesmana dkk buat sekuel AADC. Siapa tahu?


Hebatnya, semua pemain utamanya—Rangga (Nicholas Saputra), Cinta (Dian Sastrowardoyo), Alya (Ladya Cheryl), Maura (Titi Kamal), Milly (Sissy Priscillia), Carmen (Adinia Wirasti)—berkumpul lagi. Wah, keren-lah pokoknya. Nostalgia banget. Kisahnya sendiri melanjutkan cerita AADC, tapi ambil setting waktu di tahun 2014 alias 12 tahun kemudian. Rangga yang berada di New York mendapat pesan LINE yang intinya mengingatkannya akan perjalanan bisnisnya ke Jakarta. Si Rangga ini lalu teringat pada Cinta. Dan melalui salah satu fitur LINE, dia berhasil menemukan LINE Cinta. Dia pun mengirim pesan pada Cinta.

Scene beralih pada Cinta di Jakarta. Cinta mendapat pesan Rangga saat sedang berkumpul dengan teman-teman lamanya. Tapi, dia tidak langsung membalas pesan Rangga. Baru malamnya dia berani melakukannya. Rangga pun membalas dengan mengutarakan keinginannya bertemu dengan Cinta. 

Cinta lagi-lagi galau. Saat bertemu teman-temannya, dia mengutarakan kegalauannya itu. Teman-temannya malah mengatakan untuk tidak usah menjawab pesan Rangga. Tapi, Alya berbeda. Ketika Cinta dan Alya hanya berdua, tanpa sengaja matanya melihat buku ikonik AADC, yakni AKU. Alya lalu menanyakan kembali keputusan Cinta. Alya juga mengatakan bila semua orang bisa mulai dari awal.

Ending-nya? Tonton sendiri aja, ya. Nggak lama kok. Cuma 10 menit 24 detik.

Untuk rating... perlukah? Karena sebagai media promosi, jelas tak dibuat dengan main-main. Saya kasih nilai sempurna (10) deh karena sepanjang ceritanya tidak ada yang mengecewakan saya, terlepas dari fungsinya sebagai media promosi. Tontonan bagus sembari menunggu sekuel Adapa Apa Dengan Cinta di tahun 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar